BERITA DAN KEGIATAN

Gubernur Cornelis : Kalbar Jangan Terpancing, Semua Rakyatku

Jum'at, 20 Januari 2017 06:50 WIB
0 Komentar 563 View
Uncategorized

Pontianak-Menanggapi situasi yang berkembang saat ini di Kalimantan Barat, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengimbau agar jangan terpancing, karena hakikatnya masyarakat Kalimantan Barat sudah hidup bersama dengan damai sejak ratusan tahun lalu.

“Saya minta kepada kita semua untuk tidak terpancing, kita biasa saja, kalau mau ambil langkah ya langkah hukum yang kita tempuhlah, jangan terpancing emosi, jangan bikin pemerintah susah.” ujar Cornelis, ketika memberikan sambutan pada Natal Mahasiswa Kabupaten Landak di Istana Rakyat Kalimantan Barat, Kamis (19/1).  
Kagiatan tersebut dihadiri seribu lebih mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Pontianak yang berasal dari Kabupaten Landak. Hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar Ny
Frederika Cornelis., dan tamu undangan lainnya. Pada kesempatan itu Cornelis juga menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Harapan Bangsa berupa bingkisan dan diterima langsung pembina Panti.

Cornelis yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalbar itu mengungkapkan bahwa kondisi ini segaja diciptakan untuk mengganggu konsentrasi pemilihan Bupati di Landak dan Singkawang. Untuk itu dirinya mengatakan agar semua elemen menyikapi masalah dengan tidak emosional, “Karena akibat rusuh kita miskin, saling curiga mencurigai, tidak berkembang di segala bidang, yang susah juga kita sendiri, jangan mudah percaya Isu berkembang macam-macam, pemerintah mampu, kita punya TNI Polri, Jangan kuatir.” tegas Cornelis.

Kata Cornelis agar tindakan anarkis atau keributan jangan sampai terjadi karena yang kasihan adalah orang dikampung yang tak tahu persoalan baik Dayak, Melayu, Jawa dan lain-lain yang sudah hidup berdampingan dengan damai sejak lama, “Kasihan, kita Dayak dan Melayu diadu domba dari dulu. Kita bicara oknum bukan suku atau agama tapi, oknum yang menghina kita.” ungkap Cornelis yang juga Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) itu.

Dirinya juga membeberkan kalau selama ini tidak pernah memerintahkan  Dayak membela dirinya yang dikatakan kafir oleh oknum tertentu dan videonya tersebar di Youtube, “Biarkan saja. Karena firman Tuhan mengatakan yang rendah akan ditinggikan yang tinggi direndahkan. Kita hukum yang berkuasa bukan kekerasan. Semua di Kalbar rakyatku, Dayak rakyatku, Melayu rakyatku, Jawa rakyatku, Batak rakyatku begitu juga tionghoa, masak suruh berkelahi?!, semua agama dilindungi dibina oleh Pemerintah, bukan menyuruh orang berkelahi.” kata Cornelis.

Menanggapi adanya isu sweping, dirinya mengatakan pula, Pemerintah bersama aparat keamanan ada. Mantan Camat Menjalin itu mengingatkan kalau ada yang mencurigakan supaya segera lapor aparat penegak hukum agar ditindak tegas sesuai aturan perundang-undangan. ( Nasir Humas)

 

 

 

 

 

 


Oleh: (M. Nasir)

 

 

 
KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Kode Pos: 78124
Telepon: +62(561)736541 atau +62(561)732001 ext. 110
Faksimile: (0561) 749702
e-Mail:
Website: www.kalbarprov.go.id