BERITA DAN KEGIATAN

Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat Dapat Sosialisasi dan Penyuluhan Regulator Tabung Gas Yang Aman

Rabu, 5 April 2017 09:51 WIB
0 Komentar 398 View

Pagi ini Senin 5 April 2017 bertempat di Halaman Kantor Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat, Anggota Satpol PP mendapatkan sosialisasi dan penyuluhan regulator tabung gas yang aman. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini disampaikan oleh Kopana Pertamina.

Kasat Pol PP Provinsi Kalimantan Barat WIBERSONO L. DJAIT, S.Sos yang turut serta dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa selama ini kita masih sangat dikhawatirkan dengan permasalahan gas yang sering bocor hingga mengakibatkan kebakaran. Dengan adanya kegiatan ini, semoga Anggota Satpol PP Kalimantan Barat dapat paham bagaimana cara memasang regulator yang aman sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan awal bila terjadi kebakaran yang diakibatkan oleh tabung gas.

“Saya saja masih khawatir bila akan berpergian meninggalkan rumah karena takut dengan gas bocor dan kebakaran”, WIBERSONO menjelaskan.

Dalam kegiatan tersebut, Poeji Harijono selaku Suvivor Kopana Pertamina memberikan praktik langsung atau demontrasi pemasangan regulator tabung gas yang aman. Sebelum masuk ke materi, dikenalkan terlebih dahulu bagaimana cara mengetahui tabung gas yang resmi dari Pertamina.

“Tabung gas yang asli ada logo Pertamina yaitu mirip huruf P di depan atas tabung, kemudian tabung tersebut juga tercantum tanggal pembuatan dan tanggal kadaluwarsanya serta ada lingkaran yang berwarna merah di bagian atas tengah”, kata Poeji Harijono.

Selanjutnya, Poeji Harijono mulai mendemonstrasikan bagaimana cara dan proses memasang dan mematikan kompor gas yang benar dengan regulator yang umumnya dipergunakan. Menurutnya, langkah pertama kita wajib mengambil karet sil yang ada di setiap tabung gas manakala tabung habis isi gasnya, dan bila kita mau menukarkan atau beli baru adalah dengan cara karet dicongkel dari luar atas guna menghindari karet rusak.

Berikutnya diperingatkan bahwa ketika memasang regulator ke tabung, kita dilarang untuk menekan bagian regulator, sehingga regulator cukup dimasukkan tanpa ditekan dan dikunci dengan cara memutar kunciannya ke kanan 180 derajat (searah jarum jam).

Cara mematikan kompor yang benar adalah memutar kuncian regulator 90 derajat (berlawanan arah jarum jam). Mengingat jika hanya mematikan kompor dengan memutar tombol kompornya saja, maka api memang mati tetapi gas dari tabung masih terus menekan keluar sampai kompor.

Bila terjadi tabung gas bocor atau mengeluarkan suara berdesis terus maka segera tabung dibawa keluar dan silakan ditekan sekali saja yakni semacam jarum di lubang tabung gas tersebut.

Apabila terjadi kebocoran gas sewaktu kompor menyala maka tidak diperkenankan untuk mematikan api dengan air, tetapi langkahnya harus melepas regulator tabung gas tersebut. Dengan melepas regulator tadi artinya kita sudah menghentikan aliran gas yang keluar ke selang dan kompor maka secara otomatis api juga akan mati dengan sendirinya.

Twin Lock Regulator : Solusi Aman Mencegah Kebocoran Gas dan Kebakaran

Setelah menjelaskan, Poeji Harijono lalu memperkenalkan Twin Lock Regulator sebagai solusi aman mencegah kebocoran gas dan kebakaran. Regulator ini berbeda dengan regulator merk lain karena regulator ini dilengkapi safety lock yang memutus aliran gas bila terjadi kebocoran pada selang maupun pipa kompor sehingga gas tidak tersambar api dan kebakaran pun dapat dihindari sedini mungkin.

“Kelebihannya, regulator dilengkapi push buton yang berfungsi untuk memperlancar aliran gas bila terjadi penyumbatan pada selang maupun pipa kompor tinggal menekan push buton. Manometer sangat akurat untuk mengukur tekanan gas dalam tabung. Selang bersepiral terlindung dari gigitan tikus dan aman dari cipratan minyak panas”, ujar Poeji Harijono.

 


Oleh: (Nur Juliansyah, S.IP)

 

 

 
KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Kode Pos: 78124
Telepon: +62(561)736541 atau +62(561)732001 ext. 110
Faksimile: (0561) 749702
e-Mail:
Website: www.kalbarprov.go.id