BERITA DAN KEGIATAN

Ribuan Orang Menjadi Saksi Sejarah Peresmian Ikon Wisata Rohani Kab. Sintang

Minggu, 15 Oktober 2017 18:44 WIB
Komentar 342 View

Ribuan umat yang ada di Kalimantan Barat telah menyaksikan peresmian gereja Katedral “Kristus Raja” Keuskupan Sintang. Prosesi peresmian dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH pada hari Sabtu pukul 14.00. 14/10/2017

Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis mengingatkan pembangunan fisik gereja harus diiringi pembangunan mental dan hati pribadi umat Katolik agar semakin menghayati panggilan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan Cornelis saat meresmikan Gereja Katedral Kristus Raja Keuskupan Sintang.

Gubernur menilai pentingnya pembangunan mental itu karena melihat tantangan yang semakin besar yakni penghancuran generasi muda melalui narkoba. "Melalui pembinaan gereja ancaman ini bisa ditangkal," kata Cornelis.

Pesan lain yang disampaikan yakni tentang pentingnya menjaga ketenteraman dan perdamaian. Hal ini berkaitan dengan pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahwa Kalbar menjadi salah satu daerah rawan konflik menjelang pilkada serentak 2018.

"Umat Katolik harus mampu menjaga ketenangan dan kejernihan hati dalam berpikir dan bertindak. Jangan mudah terpancing isu-isu yang menghasut masyarakat. Tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasarkan Pancasila," pesan Cornelis.

Dalam laporannya Ketua Panitia Peresmian dan Pemberkatan Gereja Katedral Kristus Raja Keuskupan Sintang, Yosepha Hasnah berterima kasih atas ide pembangunan gereja yang disampaikan Gubernur Cornelis ketika kunjungan kerja di Sintang 2013.

Ditempat yang sama Bupati Sintang, Djarot Winarno dalam sambutannya mengatakan pembangunan gereja harus dijadikan laboratorium mini terciptanya kerukunan umat beragama serta salah satu ikon wisata rohani di Kabupaten Sintang yang harus terus dipelihara dengan baik.

Lebih lanjut Bupati berharap momen ini sebagai upaya nyata bersama membangun keagamaan agar semakin kokoh. Bahkan, lanjut dia, agama harus menjadi inspirasi bagi strategi dan program pembangunan.

"Di era sekarang manusia sangat rentan dihinggapi kecemasan kegalauan amarah kebencian dan sebagainya sehingga keadilan agama semakin dibutuhkan sebagai obat," ungkap Djarot.

Gereja yang dibangun ini disebut-sebut sebagai termewah kedua setelah Santo Yosep Keuskupan Agung Pontianak. Biaya pembangunannya kurang lebih Rp 30 miliar. Gereja ini berdiri di atas lahan 780 meter persegi dan dapat menampung 1200 umat dari yang semula 700 umat.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Cornelis, disaksikan Mgr. Agustinus Agus dan Mgr Samuel Oton Sidin, OFM. Cap. Kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol pelepasan tirai penutup Patung Kristus Raja oleh Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap serta pelepasan balon oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Frederika Cornelis.

Misa pemberkatan sekaligus misa perdana pada Minggu 15/10/2017 dimulai pukul 08.00 WIB. Dan yang menjadi konselebran adalah Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Pr.

Gubernur Kalimantan Barat beserta istri dan rombongan disambut dengan iringan dan tarian daerah. Prosesi peresmian dan pemberkatan dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai daerah.(Joe)

 

 

 
KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Kode Pos: 78124
Telepon: +62(561)736541 atau +62(561)732001 ext. 110
Faksimile: (0561) 749702
e-Mail:
Website: www.kalbarprov.go.id