BERITA DAN KEGIATAN

Christiandy, Manusia Berkualitas Tinggi, Bangsa dan Negara Kuat

Rabu, 6 Desember 2017 15:30 WIB
0 Komentar 44 View
Uncategorized

 

 

Pontianak-Manusia sebagai insan harus dibangun kehidupannya,  sesuai dengan hakekat PembangunaN, untuk itu kualitas dan kemampuannya harus ditingkatkan,  untuk mengangkat harkat dan martabarnya, Pembangunan yang dilaksanakan  harus mewujudkan keadilan dan pemerataan, dengan sasaran dapat  menciptakan manusia kualitas,  masyarakat yang maju, mandiri, sehingga manusianya berkualitas tinggi, dengan demikian bangsa dan negara menjadi kuat, “ungkap Wakil Gubernur Kalbar Drs.Christiandy Sanjaya,SE.MM usai membuka Lokakarya Nasional Pembelaqjaran dan keberlanjutaqn Advokasi  Revitalisasi Keluarga Berencana, berlangsung di Pendopo Gubernur, Selasa Malam ( 5/12).

Lanjutnya, Kalbar wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia Timur ( Sarawak), akan menjadi salah satu garda terdepan yang akan merasakan langsung akibat dari globalisasi, sehingga diperlukan pembangunan program  peningkatan ketahanan keluarga, karena ketahanan keluarga merupakan  pondasi kokoh dalam  ketahanan bangsa dan negara,”jelas Chrisntiandy.

“Pembangunan Manusia sebagai “Model” Pembangunan  tentang  penduduk, untuk penduduk dan oleh penduduk, penciptaan lapangan  kerja melalui perluasan  pertumbuhan ekonomi dalam negeri, serta memberdayakan penduduk dalam menentukan  harkat manusia dengan cara berpartisipasi dalam proses politik. “tegasnya.

 Program  kependudukan di Kalbar hampir 70.96 % dari pasangan Usia Subur merupakan peserta KB Aktif, namun demikian masih didominasi oleh kontrasepsi hormonal ( Pill dan Suntikan), kondisi ini menajdi pemicu Kalbar dan Perwakilan BKKBN Kalbar untuk  terus mengutamakan jaminan keberlangsungan penggunaan kontrasepsi dan PUS, serta mengupayakan peningkatan penggunaan Kontrasepsi dengan metode kontrasepsi jangka panjang, akses pelayanan KB kepada masyarakat melalui  kegiatan bhakti sosial dan Tim Pelayanan KIE dan KB Keliling. Mengingat kondisi dan geografis dan sebagaian masyarakat Kalbar merupakan wilayah terpencil, tertinggal, kepulauan dan perbatasan, dimana  jarak dari domisili  penduduk ke tempat pelayanan KB  yang relatif jauh, Kalbar salah Provinsi  yang terpilih untuk melaksanakan  program  Advance Family  Planning ( AFF) Program untuk merevitalisasi  program KB  di Era Desentalisasi, Untuk itu Program ini diharapkan  dapat menyentuh hingga ke Desa/Kelurahan dengan mendapat dukungan mulai dari Gubernur, Bupati / Walikota untuk dapat mendukung Program tersebut, “papar Christiandy.

Sesuai Mandat dari Presiden Joko Widodo untuk Program Kampung Keluarga Berencana di Kalimantan Barat, telah terbentuk  sebanyak 98 Kampung KB yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota.Dari sisi  kwantitas   jumlah tersebut memang  belum  mencapai harapan, tetapi  dari sisi  kwalitas cukup memadai, karena tahap pertama   ini merupakan  Uji Coba, ajang  untuk pembelajaran  bagi seluruh  komponen, bagaimana melakukan  perencanaan, pelaksanaan sampai dengan mengukur keberhasilan secara  bersinergi dari semua unsur yang terlibat.

”Untuk ditingkat provinsi telah terbentuk  Pokja Lintas Sektoral yang disebut Provincial Working  Group ( PWG) dan tewlah aktip bekerja yang terbentuk  dengan SK Gubernur No.188/Kesra/2017. Demikian pula dengan Kabupaten/ Kota telah terbentuk juga  District Working Group ( DWG) dengan SK Bupati/Walikota yang berfungsi sebagai lembaga  yang bertanggung jawab mengelola KB dan mensinergikan  dengn program  pembangunan lainnya, imbuhnya. ( Randa)

 

Oleh: (M. Nasir)

 

 

 
KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Kode Pos: 78124
Telepon: +62(561)736541 atau +62(561)732001 ext. 110
Faksimile: (0561) 749702
e-Mail:
Website: www.kalbarprov.go.id