BERITA DAN KEGIATAN

Kementerian Kominfo Gelar Workshop Generasi Positive Thinking di Sintang

Minggu, 11 November 2018 16:48 WIB
45 View

Staf Ahli Menteri Kominfo RI Bidang Komunitas dan Media Massa Gun Gun Siswadi, membuka Workshop Generasi Positive Thinking (Genposting) dengan tema "expresikan suka citamu: bermedsos dengan cerdas, santun dan bijaksana",  di gedung Balai Kenyalang Sintang, Kamis (1/11/2018/).

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Kementerian Kominfo RI dengan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), dilaksanakan selama dua hari dar tanggal 1 – 2 November 2018 dan diikuti 100 anggota Orang Muda Katolik (OMK) dari 36 paroki di Keuskupan Sintang, kelompok kategorial, asrama pelajar, pastor dan suster.

Selama kegiatan ini berlangsung akan diisi beberapa materi yang akan disampaikan  oleh narasumber , yakni materi pertama tentang Pengaruh Media sosial bagi penyebaran radikalisme dan terorisme di Indonesia oleh Iptu Karim dari Densus 88 Anti Teror.

Materi kedua tentang hoax dan membangun engagement  oleh Margareth Astaman (Praktisi Sosial Media Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia ),  materi ketiga tentang teknik produksi video 60 detik oleh Kevin Sanly (Putera seorang animator).

Serta,  materi keempat tentang teknik produksi fotografi  oleh Yogi Adriyan dan materi kelima tentang gereja dan media sosial oleh Pastor Kamilus  (Sekretaris Eksekutif KOMSOS KWI)

Gun Gun Siswadi Staf Ahli Menteri Kominfo RI Bidang Komunitas dan Media Massa menjelaskan bahwa kegiatan Workshop ini juga salah satu strategi Kementerian kominfo  untuk mencegah dan menekan penyebaran informasi hoax. 

Manfaat media sosial itu sangat banyak dan harus  kita manfaatkan dengan baik karena media sosial merupakan sumber informasi, peluang usaha, dan sarana komunikasi. Jangan digunakan untuk menyebarkan informasi hoax.  

"Saring dulu sebelum sharing, karena saat ini sudah banyak kasus penyalahgunaan media sosial yang sudah masuk ke ranah hukum. Kita harus menjadi bagian dari solusi dan pencegahan informasi hoax,” ajak Gun Gun Siswadi.

Anak muda harus dibimbing agar tidak menggunakan informasi untuk memecah belah persatuan, generasi muda jangan sampai menjadi bagian dari penyebaran informasi bohong.

Ia menambahkan,untuk pengguna internet harus diarahkan dan dididik karena saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 143 juta orang atau diatas 50% penduduk Indonesia. Dari 143 juta tersebut, 120 juta orang  menggunakan aplikasi media sosial.

Usia 13-40 tahun adalah usia pengguna internet yang paling banyak sekitar 50%, sedangkan pengguna internet mengakses chating dan untuk media sosial sebanyak  57%.

"Hoax merupakan informasi  yang menipu orang lain dengan tujuan tertentu, Paus Fransiskus juga memberikan perhatian kepada informasi palsu atau hoax. Untuk itu hoax harus dilawan dan dicegah, Maka workshop ini sangat penting untuk diadakan,” kata ketua panitia, Pastor Petrus Juli.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Sintang Pastor Yohanes Pranoto, Pr menyampaikan tujuan akhir dari Workshop ini adalah generasi muda gereja yang pandai memanfaatkan media sosial untuk hal yang positif.

Serta mampu membuat video pendek dan foto yang kreatif, serta bisa menjadi agen-agen perubahan khususnya dalam hal pemanfaatan media sosial dan pencegahan hoax di setiap paroki yang ada di Keuskupan Sintang.

“Ilmu yang diperoleh pada workshop ini harus dibawa ke paroki masing-masing, untuk disebarkan di sana nantinya.  Jadi informasi, ilmu dan wawasan tidak hanya berhenti di ruangan ini saja tetapi kami harapkan bisa terus berkembang,” harapnya


Oleh: (Dra. Asih Setyawati)

 

 

 
KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Kode Pos: 78124
Telepon: +62(561)736541 atau +62(561)732001 ext. 110
Faksimile: (0561) 749702
e-Mail:
Website: www.kalbarprov.go.id