MUSRENBANG REGIONAL KALIMANTAN TAHUN 2020: MEMBANGUN KALIMANTAN MENUJU PERADABAN INDONESIA BARU

Image

Pontinanak – Rabu (19/02) telah berlangsung MUSRENBANG Regional Kalimantan yang dikenal juga dengan Forum Kerjasama Revitalisasi Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK). Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi se-kalimantan. Adapun untuk tahun 2020, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ditunjuk sebagai Koordinator pelaksanaannya.

Tema MUSRENBANG Regional Kalimantan iniadalah "Membangun Kalimantan Menuju Peradaban Indonesia Baru". MUSRENBANG Regional Kalimantan merupakan rangkaian panjang untuk mensinkronisasikan usulan kegiatan yang mendukung dan mengisikonektivitas di Pulau Kalimantan.

Isu pemindahan Ibukota Negara (IKN) ke Pulau Kalimantan dipandang sebagai upaya untuk membangun peradaban Indonesia Baru. Sehingga usulan kegiatan untuk konektivitas di Pulau Kalimantan mendapatkan momentum untuk mendukung pembangunan Ibukota Negara.

Dukungan pemindahan Ibukota Negara ke Pulau Kalimantan kemudian diperkuat dengan "PERNYATAAN SIKAP MASYARAKAT PULAU KALIMANTAN" yang isinya sebagai berikut :

Wahai Indonesia

Di Pontianak Tanah Pusaka

Di Bumi Khatulistiwa

Kami Berdiri Tegak Mengangkat Sumpah

  1. Kami masyarakat Pulau Kalimantan tetap dan terus setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945
  2. Kami masyarakat Pulau Kalimantan mendukung perpindahan Ibukota Negara ke Pulau Kalimantan
  3. Kami masyarakat Pulau Kalimantan senantiasa mendukung segala upaya untuk pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia

Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi segala upaya menuju Indonesia yang lebih jaya. Demikian pernyataan sikap kami.

Pertemuan ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Anggota DPR RI dan DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Kalimantan Utara, serta perwakilan dari BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, dan Bank Indonesia.

MUSRENBANG REGIONAL ini sengaja dilaksanakan di daerah yaitu di Pontianak bukan Jakarta seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan maksud sederhana memberikan nuansa pembangunan kedaerahan.