Dikbud Kalbar Adakan Kegiatan Perencanaan Teknis SKPD Tingkat Provinsi Tahun 2022

Image

PONTIANAK- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provisni Kalimantan Barat mengadakan kegiatan Perencanaan teknis SKPD / Forum OPD bidang pendidikan dan kebudayaan tahun 2022, Hotel Star Pontianak,(30/03/2021).

Pelaksanaan kegiatan teknis SKPD di selenggarakan selama 3 hari,dengan metode seminar, tanya jawab, dan diskusi melalui pertemuan daring dan tatap muka secara panel. Dengan para peserta sebanyak 100 orang, terdiri dari, dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten/Kota se Kalbar masing-masing 3 orang. Bappeda kab/kota. Kantor kementerian agama kab/kota masing-masing 1 (satu) orang, OPD Prov Kalbar sebanyak 17 orang, instansi vertikal sebanyak 7 orang, lembaga mitra pendidikan prov kalbar 6 orang, ujar plh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan prov kalbar, Mujiono.

Lebih lanjut dalam laporannya, Mujiono mengatakan adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan, rancangan kerja perangkat daerah (renja PD) berdasarkan hasil forum perangkat daerah lingkup Bappeda yang memuat kerangka regulasi dan kerangka anggaran PD, prioritas yang sudah dipilih menurut sumber pendanaan dari APBD kabupaten, ABBD prov maupun APBN yang dimuat dalam rancangan renja PD yang di susun menurut kecamatan dan desa/kelurahan, serta berita acara forum OPD / perencanaan teknis SKPD tahun 2022

Dikesempatan sama, Sekretaris Daerah Prov Kalbar A. L Lesysandri yang hadir membuka kegiatan, mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Kalbar telah berupaya semaksimal mungkin memberikan dukungan terhadap program pembangunan bidang pendidikan dan kebudayaan, dengan memberikan prioritas layanan pendidikan yang berkualitas serta membina dan mendorong perkembangan potensi kebudayaan masyarakat Kalbar secara utuh, sesuai dengan visi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar yaitu “Terwujudnya Penyelenggaraan Layanan Pendidikan yang Optimal untuk Mencapai Masyarakat Kalimantan Barat yang Cerdas dan Berbudaya”.

Selain itu, menurut A. L Leysandri, saat ini kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi memiliki pengaruh terhadap proses pembelajaran ialah peserta didik diberi kesempatan dan dituntut untuk mampu mengembangkan kecakapannya dalam menguasai teknologi informasi dan komunikasi khususnya komputer, sehingga peserta didik memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi pada proses pembelajaran yang bertujuan untuk mencapai kecakapan berpikir dan mengajar peserta didik dalam kondisi pandemi Covid-19 yang melanda saat ini.

Disampaikanya juga, bahwa dukungan yang perlu diberikan kepada peserta didik adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan saat ini. Dimana kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang begitu cepat memiliki pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan termasuk pada proses belajar. (Rinto/Syarif)

 


Oleh: (Wiwin Sutiana, ST)

 

 

Share this Post: