Generasi Digital Warna Baru Membantu Pemerintah Dalam Membangun Kalbar Dari Desa

Image

PONTIANAK – Hadirnya Generasi Digital Indonesia (Gradasi) memberi warna baru untuk mendorong pemanfaatan teknologi secara positif, serta dapat membantu pemerintah dalam membangun Kalbar dari desa.

Gubernur Kalbar berharap hadirnya generasi digitas Indonesia yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik, sungguh – sungguh, sehingga kedepannya Prov Kalbar dapat terlepas dari desa tertinggal dan sangat tertinggal.

Lebih lanjut ketika menjadi keynote speaker pada acara Pelantikan DPD Generasi Digital Indonesia (Gradasi) Kalimantan Barat dan Penganugerahan Pandu Kehormatan Kepada Gubernur Kalbar, di Room Theater Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura Pontianak, Kamis (15/4/2021), Gubernur Kalbar H. Sutarmidji mengatakan teknologi informasi merupakan suatu kebutuhan manusia yang saat ini menjalani kehidupan serba cepat dan moderen. Berkaitan dengan desa mandiri, dia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sangat membantu percepatan pembangunan di Kalbar

Sutarmidji menjelaskan, dari 74.593 desa di Indonesia yang berstatus desa mandiri jumlahnya belum mencapai angka lima ribu atau bahkan sepuluh ribu, Jawa Timur menduduki peringkat teratas dengan desa mandiri terbanyak, namun persentase terbesar ada di Prov Kalbar.

Saat ini, posisi desa mandiri 214 dan desa sangat tertinggal itu hanya tinggal 12 dan tahun ini target saya desa sangat tertinggal itu sudah hilang, jadi hanya ada desa tertinggal. dan desa tertinggal itu saya harap dalam kurun waktu dua tahun ke depan sudah selesai, ujar Gubernur.

Di akhir paparannya, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji berpesan, agar generasi muda saat ini harus memiliki prinsip hidup yang kuat dan harus mampu menguasai teknologi. jika tidak, maka pemuda pemudi saat ini akan menjadi generasi terbelakang. Salah satu tugas Gradasi ini salah, bisa mengubah generasi ‘sepok’ (kurang up to date), menjadi generasi moderen,” ujarnya.

Sementara itu ketua DPD Generasi  Digital Indonesia Kalbar (Gradasi), Sarpandi, S.Pd, berjanji akan membentuk Gradasi di wilayah kabupaten/kota, agar bisa bekerja lebih cepat.

“Kami akan membantu pemerintah daerah dalam membangun Kalbar dari desa. Kami juga akan melakukan sosialisasi ke desa-desa, lalu melakukan pelatihan-pelatihan, sehingga aparatur di tingkat desa mampu menguasai teknologi infomasi dengan baik,” ungkap Sarpandi.

Usai pengukuhan anggota serta kepengurusan DPD Gradasi Kalimantan Barat, acara dirangkai dengan penobatan dan pemasangan rompi Pandu kehormatan kepada Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, dan Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., FCBArb. Dilanjutkan dengan penyerahan bendera berlambang Generasi Digital Indonesia (Gradasi) kepada Ketua DPD Gradasi Kalbar, Sarpandi, S.Pd. (Rinto/Syarif)

 


Oleh: (Wiwin Sutiana, ST)

 

 

Share this Post: