Sosialisasi TNDE, Sekda Kalbar: 30-40 Persen Belanja ATK Berkurang

Image

PONTIANAK - Kegiatan sosialisasi atau diseminasi aplikasi Kapuas Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, S.H., di ruang Praja II Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (10/2/2021).

"Karena era sekarang ini dituntut pelayanan administrasi pemerintah harus cepat, lugas, dan terukur," ujar dia di hadapan aparatur sipil negara (ASN) peserta sosialisasi.

Leysandri menjelaskan penyelenggaraan pemerintah, khususnya dalam penerapan tata naskah dinas, tentunya menjadi lompatan yang baik. Penyelenggaraan administrasi pemerintah dituntut lebih fleksibel sehingga mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.

"Kalau dulu kita masih menggunakan fisik secara manual, itu lambat. Dengan adanya tata naskah dinas elektronik, minimal yang berkenaan dengan ATK (alat tulis kantor) akan lebih efisien," jelas mantan Sekda Kabupaten Sanggau ini.

Sesuai Permenpan-RB Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 maka tujuan program penataan tatalaksana yaitu meningkatkan efisiensi dan efektivitas di lingkungan pemerintahan. Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) merupakan pengelolaan naskah dinas secara elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kecepatan dan kemudahan dalam proses pengambilan keputusan.

"Dengan adanya sistem, saya perkirakan sekitar 30 sampai 40 persen akan berkurang dana APBD untuk biaya pembelanjaan ATK. Melalui teknologi elektronik ini, lebih enak, lebih cepat, dan mudah," ungkap Leysandri.

Tata Naskah Dinas Elektronik diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 138 Tahun 2020. Aplikasi TNDE KAPUAS diharapkan dapat membantu pendistribusian surat menyurat, pengarsipan, dan pencarian dokumen dapat berjalan secara efektif dan efisien. Dikatakannya, penggunaan aplikasi ini dapat mengurangi kebutuhan biaya alat tulis kantor dan biaya foto kopi di masa mendatang.

"Semua perkantoran swasta sudah elektronik. Puji Tuhan, hari ini kita sudah mengikuti perkembangan-perkembangan perubahan pelayanan administrasi perkantoran," tutupnya.

 

Rep.: Irfan Junianto
Oleh: (Novi Muharrami, S.S)

 

 

Share this Post: