Wagub Kalbar Terima Kunjungan Jusuf Kalla di Kalbar

Image

PONTIANAK – Kedatangan Ketua Umum Palang Merah Indonesia, H.M. Jusuf Kalla, di Kalimantan Barat disambut oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H, di Ruang VIP Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (25/11/2021).

Kunjungan kerja Ketua Umum Palang Merah Indonesia ke Kalimantan Barat didampingi Sekjen PMI Pusat, Sudirman Said, Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Fery Mursyidan, Kepala Markas PMI Pusat, dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana.

Ketua Umum PMI beserta rombongan mengunjungi 2 lokasi, yaitu Kantor Palang Merah Indonesia Kota Pontianak yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, dan Kantor Palang Merah Indonesia Provinsi Kalbar di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Pontianak.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua PMI berkesempatan mengikuti pertemuan dengan Ketua Harian dan Pengurus Palang Merah Indonesia Provinsi Kalbar dengan dihadiri Ketua Palang Merah Indonesia Kota Pontianak, Ir. Edi Rusdi Kamtono, M.M.,M.T., dan Pengurus PMI Kabupaten Kubu Raya, Yudi Hendradi.

Ketua Harian PMI Provinsi Kalbar, Sekundus, S.Sos., M.M., mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada PMI pusat yang telah membantu merenovasi gudang penyimpanan PMI Prov Kalbar serta mengirimkan stok bantuan untuk masyarakat Kalbar yang saat ini tertimpa musibah banjir. Ketua Harian PMI Provinsi Kalbar juga menjelaskan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan selama pandemi Covid-19.

"Besar harapan kami PMI Provinsi Kalbar mendapatkan tambahan dana hibah, sehingga program-program penting dapat terlaksana sesuai dengan visi dan misi PMI. Kemudian, kami akan melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) Pemilihan Ketua PMI Prov Kalbar Periode 2022-2027. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2022,” jelas Ketua Harian PMI Provinsi Kalbar.

Dalam arahannya, Ketua Umum PMI menjelaskan tentang prinsip pokok PMI, yaitu menangani kesulitan masyarakat.

"PMI berdiri di tengah. Di antara orang yang siap membantu dengan orang yang perlu dibantu. PMI menjadi perantara bagi pihak yang ingin membantu dari segi tenaga, dana, atau pun kebutuhan lainnya, yang telah diberikan kepada PMI,” jelas H. Muhammad Jusuf Kalla.

Ketua Umum PMI sangat bersimpati dengan terjadinya bencana banjir di beberapa daerah di Kalbar. PMI Pusat serta beberapa organisasi dan CSR perusahaan sudah mengirimkan bantuan melalui PMI Provinsi Kalbar. Hal terpenting dalam penanganan bencana yaitu keberadaan relawan yang akan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke masyarakat.

"Modal utama PMI adalah kegiatan dan kepercayaan. Jika kegiatan yang dilaksanakan jelas, maka masyarakat akan menyalurkan bantuan melalui PMI. Oleh karena itu, dibutuhkan pengorganisasian yang baik dan kecepatan dalam penanggulangan bencana. PMI sudah menerapkan moto "6 Jam Sampai". Artinya, respon awal PMI sudah dilakukan dalam waktu 6 jam setelah bencana terjadi,” tutur Ketua Umum PMI.

Di penutup sambutan, Ketua Umum PMI mengingatkan pengamalan sila ke-2 dalam Pancasila yang berbunyi "Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab", pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan harus sesuai dengan prinsip pengamalan Pancasila. Sebagaimana tugas PMI yang bekerja sesuai prinsip pengertian, persamaan, kemandirian, kesukarelaan, persatuan dan persemestaan.

Usai pertemuan, Ketua Umum PMI beserta rombongan meninjau gudang penyimpanan logistik bantuan milik PMI Provinsi Kalbar yang pembangunannya dibantu oleh PMI Pusat.

Setelah peninjauan, H. Muhammad Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, beserta Wakil Gubernur Kalbar melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Mempawah untuk meresmikan Masjid Agung Al Falah Mempawah. (Rfa/Sma)


Oleh: (Novi Muharrami,S.S)

 

 

Share this Post: