
TINJAU KANTOR BAPENDA, WAGUB KRISANTUS INGIN OPTIMALKAN PENDAPATAN DARI SUMBER DAYA ALAM
No : 87 /RO-ADPIM
Ket : Publish
TINJAU KANTOR BAPENDA, WAGUB KRISANTUS INGIN OPTIMALKAN PENDAPATAN DARI SUMBER DAYA ALAM
PONTIANAK - Sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan terobosan-terobosan maupun langkah konkrit untuk mencapai beberapa tujuan terutama dalam proses pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai pasangan yang baru saja dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, memiliki beberapa program khusus terkait bagaimana cara dalam meningkatkan hasil pendapatan asli daerah.
Salah satunya dengan memanfaatkan dengan baik pengelolaan hasil Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di wilayah Kalimantan Barat terutama pada sektor pertambangan.
"Oleh karena itu perlu kami sampaikan bahwa, sesuai dengan visi misi bersama Bapak Gubernur ingin mengaktifkan kembali UPT-UPT yang ada di seluruh Kabupaten/ Kota dengan tujuan agar mendekatkan seluruh bentuk pelayanan kepada masyarakat. Selain daripada itu, tentu tugas-tugas Bapak/Ibu sekalian terutama yang ada di lapangan akan menjadi lebih mudah, karena Bapak/ Ibu sekalian merupakan ujung tombak Pemda dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)," hal tersebut diungkapkan Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., saat meninjau Pelayanan dan Rakor Terbatas di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kalbar, Rabu (26/2/2025).
Pada rakor terbatas yang dihadiri seluruh Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) diseluruh wilayah Kalbar tersebut, Krisantus menekankan dan memberikan gambaran bahwa keuangan bagi daerah itu seperti darah yang ada didalam tubuh manusia.
“Jadi ketika tidak ada darah dalam tubuh manusia maka manusia akan mati. Begitu juga dengan Provinsi Kalbar, tidak akan bisa maju apalagi berkembang jika tidak ada uang. Perlu saya sampaikan kepada Bapak/ Ibu sekalian bahwa, kita sebagai pemimpin daerah hanya bisa pasrah pada APBD yang pada akhirnya tidak mampu melahirkan inovasi-inovasi," jelasnya.
Disamping itu, Wagub Krisantus juga menuturkan, bahwa Bapenda merupakan Badan yang berkaitan langsung dengan rencana strategisnya dalam waktu dekat yang disinggung beberapa waktu lalu.
“Seperti yang saya sampaikan kemarin. dalam waktu dekat kita akan segera memanggil seluruh pelaku usaha yang ada di Kalbar. Oleh sebab itu, nanti akan kita rumuskan birokrasi terkait apa-apa saja perlu kita lakukan baik itu berupa peraturan daerah maupun regulasi agar manfaat dari seluruh hasil SDA yang ada di Kalbar ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalbar," tegasnya.
Kemudian pria yang pernah duduk di DPR RI tersebut memberikan keleluasaan kepada Bapenda Kalbar untuk menarasikan situasi dan kondisi Bapenda sesuai dengan kondisi Kalbar saat ini untuk melakukan terobosan dan inovasi-inovasi.
"Saya harapkan di bawah kepemimpinan Pak Bari agar dapat bekerja semaksimal mungkin, lahirkan inovasi dan kreasi dalam meningkatkan potensi-potensi terhadap peningkatan retribusi di Kalbar," pungkasnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan S.IP., M.Si. telah menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melakukan reformasi menyeluruh dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah.
Dengan menggabungkan penguatan UPT di seluruh kabupaten/kota, peningkatan kolaborasi dengan pelaku usaha, serta penciptaan terobosan preventif dalam pengelolaan SDA, Pemprov Kalbar optimis dapat mencapai target peningkatan PAD yang signifikan.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas fiskal daerah, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.
Sejalan dengan arahan Wagub Krisantus, Bapenda Kalbar kini memiliki mandat jelas untuk menghasilkan inovasi konkret yang dapat mengoptimalkan potensi daerah dan menjadikan Kalbar sebagai provinsi yang mandiri secara fiskal dan finansial di masa mendatang.(rfa/ica)