WAGUB KRISANTUS BANGGA AKAN KEBERAGAMAN DI KALBAR
No: 140 / RO-ADPIM / 2025
Ket: Publish
WAGUB KRISANTUS BANGGA AKAN KEBERAGAMAN DI KALBAR
SINGKAWANG - Kunjungan Kerja perdana Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si. di Kota Singkawang menjadi momen bersejarah.
Dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat bersama Wali Kota Singkawang, Uskup Agung Pontianak dan instansi menandai dimulainya Pemancangan Tiang Pertama Gedung Paroki St. Fransiskus Assisi Singkawang di Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (22/3/2025).
"Mari kita bekerja sama membangun Provinsi ini yang lebih baik dan mari kita memiliki rasa cinta dan memiliki yang tinggi terhadap Provinsi Kalimantan Barat, kecintaan terhadap daerah kita itu penting kita tumbuhkan sehingga kita menjadi betul-betul masyarakat yang sadar dan semangat yang tinggi dalam membangun Kalimantan Barat. Dalam pembangunan Gedung Paroki Fransiskus Asisi Singkawang ini saya yakin dan percaya tidak ada yang sulit apabila kita bersatu padu dan gotong royong," pintanya.
Krisantus juga menyampaikan bahwa kepemimpinannya bersama Gubernur Ria Norsan bertekad Provinsi Kalimantan Barat menjadi Provinsi yang aman, damai dan toleran.
"Kalau Kota Singkawang ini adalah kota yang tertoleran, saya ingin juga Kabupaten - Kabupaten lain demikian. Karena kunci kita membangun tidak lain dan tidak bukan adalah hadirnya rasa aman, kalau tidak aman kita mau buat apa. Jadi saya ingin aman dulu baru kita boleh buat perencanaan - perencanaan yang lain karena percuma seindah apapun perencanaan kita kalau daerah kita tidak kondusif, tidak toleran, tidak aman semua percuma, maka hal pertama yang saya hadirkan di Kalimantan Barat adalah hadirnya rasa aman bagi seluruh komponen masyarakat," tegas Krisantus.
Dirinya juga menegaskan agar tidak ada lagi pengkotak - kotakan SARA di bumi khatulistiwa ini.
"Karena kita semua adalah warga keturunan Adam dan Hawa. Jadi tidak ada lagi warga keturunan dan non keturunan, siapapun dia yang sudah hidup bertahun-tahun dan sudah mengabdi di Kalimantan Barat, sudah berkeluarga dengan masyarakat Kalimantan Barat adalah Putra Putri Kalimantan Barat," pungkasnya.(irf/nzr)